Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jepang. Tampilkan semua postingan

Kumpulan Ucapan Salam Dan Selamat Dalam Bahasa Jepang Lengkap

Kumpulan Ucapan Salam/Sapaan Dan Selamat Dalam Bahasa Jepang Lengkap 

Ucapan Salam Bahasa Jepang

Dalam Bahasa Jepang, ungkapan salam atau sapaan disebut AISATSU. Aisatsu penting untuk dipelajari dalam menjaga sopan santun kita saat berkomunikasi dengan orang jepang. Sebelumnya saya mohon maaf karena tidak menyantumkan huruf hiragana/katakana/kanji pada postingan kali ini.

Berikut ada 60+ ungkapan salam/ sapaan dan selamat dalam bahasa jepang yang paling umum digunakan pada kehidupan sehari-hari :

  • Ohayou Gozaimasu. 
  • Selamat Pagi.

  • Konnichiwa. 
  • Selamat Siang.

  • Konbanwa.
  • Selamat Malam.

  • Oyasuminasai. 
  • Selamat Tidur.

  • Ii yume Wo miru you ni.
  • Semoga Mimpi Indah.

  • Ogenki Desuka. 
  • Apa kabar ?

  • Aikawarazu, Genki Desu. 
  • Seperti Biasa Baik.

  • Arigatou Gozaimasu. 
  • Terima Kasih.

  • Doumo Arigatou Gozaimasu. 
  • Terima Kasih Banyak.

  • Douitashimashite. 
  • Terima Kasih Kembali.

  • Kochira Koso.
  •  Sama-sama.

  • Sumimasen. 
  • Maaf/ Permisi.

  • Doumo Sumimasen. 
  • Mohon Maaf.

  • Osoku Natte Sumimasen. 
  • Maaf (Saya) Terlambat.

  • Shitsurei Shimasu. 
  • Maaf/ Permisi (Kata yang diucapakan pada saat duduk, masuk, berpamitan).

  • Osakini Shitsurei Shimasu. 
  • Maaf (Saya) Duluan/ Maaf Saya Pamit Duluan.

  • Sayonara. 
  • Selamat Jalan/ Selamat Tinggal.

  • Mata Atode. 
  • Sampai Nanti.

  • Mata Ashita. 
  • Sampai Besok.

  • Okaasan ni yoroshiku. 
  • Salam Kepada Ibumu.

  • Onegai Shimasu. 
  • Minta/ Tolong (Untuk Meminta Bantuan).

  • Douzo. 
  • Silakan.

  • Chotto. 
  • Sebentar.

  • Matte Kudasai. 
  • Tolong Tunggu/ Silakan Tunggu.

  • Irrashai/ Irrashaimase. 
  • Selamat Datang.

  • Ja/ Soredewa.
  •  Kalau Begitu.

  • Kore wo Kudasai.
  •  Minta Ini/ Tolong Berikan Ini.

  • Sou Desuka. 
  • Oh, Begitu/ Mengerti.

  • Taihen Desu ne. 
  • Sangat Repot, ya.
    Sangat Menyusahkan, ya. (Ungkapan rasa simpati dari lawan bicara terhadap pembicara yang mengalami sesuatu hal yang dianggap susah).

  • Moshi-Moshi. 
  • Halo (Waktu Menelepon).

  • Shibaraku Desune. 
  • Sudah Lama Tidak Berjumpa Dengan Anda, ya.

  • Douzo Kochira E. 
  • Silakan Kemari.

  • Itadakimasu.
  • Saya Menerima Itu Dengan Rasa Terima Kasih (Kata yang diucapkan sebelum makan atau minum).

  • Gochisosama (Deshita). 
  • Saya Telah Makan Dan Minum Dengan Rasa Terima Kasih (Kata yang diucapkan kepada orang yang mengajak makan atau minum).

  • Nan Desuka. 
  • Apa/ Bisa Saya Bantu.

  • Dou Shimashitaka. 
  • Apa yang Terjadi? Ada Apa?.

  • Itte Mairimasu. 
  • Saya Berangkat Sekarang/ Selamat Tinggal (Kata yang diucapkan oleh orang yang mau berangkat kepada orang yang tetap tinggal disitu).

  • Itte Irrashai. 
  • Lekas Pulang ya/ Selamat Jalan (Kata yang diucapkan oleh orang yang tinggal kepada orang yang  mau berangkat).

  • Tadaima.
  • Saya (Baru) Kembali/ Aku Pulang (Kata yang diucapkan oleh orang yang baru pulang dari bepergian).

  • Okaerinasai. 
  • Selamat Kembali (Kata yang diucapkan orang yang di rumah kepada orang yang baru kembali dari bepergian/ dari luar).

  • Tsukaremashita. 
  • Saya Capek/ Saya Lelah.

  • Sou Desune.
  • Ya, Betul (Kata yang dipakai untuk menyetujui pendapat lawan bicara).

  • Mata Kimasu.
  • Saya Datang lagi (Ungkapan yang dipakai pada waktu meninggalkan toko tanpa beli apa-apa).

  • Dame Desu.
  • Mustahil/ Tidak Boleh.

  • Zannen Desu. 
  • Menyesal Sekali/ Tidak Boleh.

  • Omedetou Gozaimasu. 
  • Selamat.

  • Shinnen Omedetou Gozaimasu. 
  • Selamat Tahun Baru.

  • Akemashite Omedetou Gozaimasu. 
  • Selamat Tahun Baru.

  • Otanjoubi Omedetou Gozaimasu.
  •  Selamat Ulang Tahun.

  • Gokekkon Omedetou Gozaimasu. 
  • Selamat Menikah.

  • Wakarimashitaka. 
  • Apakah Sudah Paham/ Mengerti ?.

  • Hai, Wakarimashita. (Hai Dibaca Haik).
  • Ya, Mengerti/ paham.

  • Iie, Wakarimasen. 
  • Tidak, Tidak Mengerti.

  • Mada Wakarimasen. 
  • Belum Mengerti.

  • Hajimemashou. 
  • Mari Kita Mulai.

  • Tsuzukemashou. 
  • Mari Kita Lanjutkan.

  • Benkyou Shimashou. 
  • Mari Kita Belajar.

  • Yasumimashou.
  •  Mari Kita Istirahat.

  • Owarimashou. 
  • Mari Kita Akhiri.

  • Kotaete Kudasai. 
  • Silakan Jawab.

  • Mou Ichido Itte Kudasai. 
  • Silakan Ucapkan Sekali Lagi.

  • Yukkuri Hanashite Kudasai.
  • Silakan Bicara Pelan-pelan.

  • Daijoubu Desu. 
  • Tidak Apa-apa.

  • Gomen Kudasai. 
  • Spada/ Permisi.

  • Komatta na! 
  • Payah ya.

  • Hontou Desuka. 
  • Betulkah.

  • Ganbatte Kudasai. 
  • Semoga Berhasil (Diucapkan pada waktu memberikan dorongan/ semangat kepada orang lain).

  • Douzo Ogenkide. 
  • Mudah-mudahan Sehat Selalu. (Dipakai pada saat akan berpisah untuk ewaktu yang lama). 


*****

0

"SHARING IS CARING"

Kumpulan Kata-Kata Bijak Dalam Bahasa Jepang

kata-kata bijak

Kumpulan Kata-Kata Bijak Dalam Bahasa Jepang -- Pada postingan kali ini terdapat 21 kata-kata bijak yang sebagian besar mengajak kita untuk terus berpikir positif dan berjuang tanpa patah semangat untuk mencapai impian kita. Semoga kata-kata bijak berikut ini dapat bermanfaat bagi kalian. Jangan lupa untuk lihat kata-kata mutiara dalam bahasa Jepang juga ya.


~ Selamat mempraktekkan Kata-Kata Bijak Bahasa Jepang berikut ini dalam kehidupan sehari-hari ~




Yume ga kanau made zettai ni akiramenai. 夢が叶うまで絶対に諦めない。 'Aku tidak akan menyerah sebelum mewujudkan impianku'



Dekinai yakusoku wa shinaide. できない約束はしないで。 'Jangan membuat janji yg tidak bisa ditepati'



Kako ni okotta koto wa kako no koto. 過去に起こった事は過去の事。 'Hal yg sudah lalu biarkanlah berlalu'



Manabu noni ososugiru koto wa nai. 学ぶのに遅すぎることはない 'Tidak ada kata terlambat untuk belajar'



Kuchi ni dasu mae ni mazu kangaeyo. 口に出す前にまず考えよ。 'Pikirkanlah dahulu sebelum berbicara'



Nayande ite mo shikata ga nai. 悩んでいても仕方がない。'Kuatir terus juga tidak ada gunanya'



Tamerau na. ii to omou koto o yare!  ためらうな。いいと思うことをやれ! 'Jangan ragu. Lakukan hal yang menurutmu baik'



Donna hito demo ii tokoro mo warui tokoro mo aru. どんな人でもいい所も悪い所もある。 'Tiap orang pasti ada sisi baik dan jeleknya'



Jikan ga makimodoseru to ii na. 時間が巻き戻せるといいな。 'Andai bisa putar ulang waktu'



Wagaya ni masaru tokoro wa nai. 我が家にまさる所はない。 'Tidak ada tempat senyaman rumah sendiri'



Arashi no ato ni wa niji ga kakaru.  嵐の後には虹がかかる。 'Sesudah badai muncul pelangi'



Hito wa minna jibun no unmei no kenchikuka dearu. 人は皆自分の運命の建築家である。 'Semua orang adalah arsitek nasib mereka sendiri'



Motto gambaranakya. もっと頑張らなきゃ。 'Harus lebih semangat'



Shimpai shinaide, shiawase ni narou. 心配しないで、幸せになろう。'Don't worry, be happy'



Yatte minai to wakaranai. やってみないと分からない。 'Tidak akan tahu sebelum dicoba'



Kiseki o shinjiru mono ni, kiseki wa okoru. 奇跡を信じる者に、奇跡は起こる。 'Mukjizat akan terjadi pada orang yg mempercayainya'



Ishi aru tokoro ni michi wa aru. 意志あるところに道はある。 'Dimana ada kemauan, disitu ada jalan'



Subete no kurushimi wa mamonaku owaru. すべての苦しみはまもなく終わる。 'Semua kesusahan ini pun akan segera berlalu'



Ōkina yume o motteiru. 大きな夢を持っている。 'Aku punya mimpi yang besar'



Jibun no nōryoku o shinjite ikimashō. 自分の能力を信じて生きましょう。 'Jalani hidup dengan percaya pd kemampuan sendiri'



Wazuka no koto de okoru nante mottainai. わずかの事で怒るなんてもったいない。 'Marah karena hal sepele itu buang2 energi'



0

"SHARING IS CARING"

Kumpulan Peribahasa "Kotowaza" Jepang Populer


Kumpulan Peribahasa Jepang Kotowaza sehari-hari
Setelah membahas mengenai kotowaza pada postingan sebelumnya, klik disini untuk mengenal kotowaza. Sekarang kita dapat mengetahui lebih jauh contoh-contoh peribahasa "kotowaza" Jepang populer lainnya.

Kotowaza yang umum digunakan, seperti misalnya yang Jlun Buddy tuliskan berikut ini :



A.    Dari Fathy Lingga Ananda :

1.      Chiri mo tsumoreba yama to naru = Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit.

2.      Asa meshi mae = mudah sekali.

3.      Ken'en no naka = musuh bebuyutan.

4.      Kobo ni mo fude no ayamari =  tak ada gading yang tidak retak.

5.      Uma no mimi ni nenbutsu = masuk kuping kiri, keluar kuping kanan.


B.     Dari Zie ちゃん :

1.         Toki wa kane nari = waktu adalah uang.

2.         Ningen wa shinumono desu = manusia pasti mati.

3.         Koi wa momoku = cinta itu buta.

4.         Okane wa subete dewa nai = uang bukanlah segalanya.

5.         Yuu wa yasuku,okonau wa katashi = mengatakan mudah, melaksanakannya sulit.

 
C.     Dari Ois Singgih :

Nasake wa hito no tame narazu = berbuat baik itu bukan hanya buat orang lain, tapi bisa juga kembali ke diri kita.

 
D.    Dari Minami Kaze:

Ku wa Raku no Tane = Kesulitan adalah benih Kesenangan.


E.     Dari Raphael Hikaru:

1.      Masaka no toki no tomo koso honto no tomo = Sahabat yang sesungguhnya ialah sahabat waktu dalam kesusahan

2.      Ayamachi o aratameru ni habakaru nakare = Untuk memperbaiki kesalahan tidak harus takut.

3.      Ishi no aru tokoro ni, hōhō ga aru =  Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.

4.      Tokoro kawareba shira kawaru = Adat negeri selalu berlain-lainan.

5.      Izen no koto wa mizu ni nagashimashō  = Yang lalu biarlah berlalu.

6.      Momo kuri san-nen kaki hachi-nen = Semua ada waktunya.

7.      Kanashimi areba yorokobi ari = Di mana ada kegembiraan, di situ juga ada kesedihan.



Kumpulan KOTOWAZA lainnya, diantara yang sering kita dengar adalah sebagai berikut :

1.      弘法にも筆の誤り Koubou ni mo fude no ayamari.  -Setiap orang bisa melakukan kesalahan.

2.      亀の甲より年の功 Kame no kou yori toshi no kou.  -Pengalaman adalah guru yang paling baik.

3.      雄弁は銀、沈黙は金 Yuuben wa gin, chinmoku wa kin.  -Diam itu emas.

4.      有るは無いに勝る Aru wa nai ni masaru.  -Lebih baik melakukan sesuatu daripada tidak sama sekali.

5.      逢うは別れの始め Au wa wakare no hajime.  -Pertemuan adalah awal dari perpisahan.

6.      若い時は二度来ない Wakai toki wa ni do konai.  -Masa muda tak datang dua kali.

7.      盛年重ねて来たらず Sei nen kasanete kitarazu.  -Waktu yang telah berlalu tak bisa diputar ulang.

8.      失敗は成功の基 Shippai wa seikou no moto.   -Kegagalan awal dari keberhasilan.

9.      良薬は口に苦し。Ryōyaku wa kuchi ni nigashi.  -Obat mujarab pahit di mulut. (bisa berarti nasihat yang baik kadang terasa menyakitkan).

10    泣き面にはち。 Nakitsura ni hachi.  -Sudah jatuh tertimpa tangga. [nakitsura = wajah menangis. hachi = tawon]

11.    言わぬが花。 Iwanu ga hana.  -Tidak bicara itu bunga. (maksudnya sama kyk diam adalah emas).

12.    きれいな花にはとげがある。Kirei na hana ni wa toge ga aru.  -Bunga yang cantik ada durinya.

13    光陰矢のごとし。Kōin ya no gotoshi.  -Waktu berlalu bagaikan anak panah lepas dari busurnya.

14    失敗は成功の元。 Shippai wa seikō no moto.  -Kegagalan adalah pangkal keberhasilan.
   
15    悪事千里を走る。 Akuji senri o hashiru.  -Perbuatan baik tidak ada yang tahu, perbuatan jahat banyak yang tahu.

16    話しの長いものは働きが少ない。 Hanashi no nagai mono wa hataraki ga sukunai.  -Banyak bicara sedikit bekerja.

17    善は急げ。 Zen wa isoge.  -Lakukan segera apa yang dianggap baik.

18    地獄のさたも金次第。 Jigoku no sata mo kane shidai.  -Segala sesuatu ditentukan uang.

19    百聞一見しかず。 Hyakubun ikken shikazu.  -Lebih baik melihatnya sekali ketimbang mendengar banyak kali.

20    人のうわさも七十五日。 Hito no uwasa mo nanajūgonichi.  -Gosip akan berlalu dengan sendirinya.

21    井の中のかわず。 / 大海を知らず。 I no naka no kawazu / Taikai o shirazu.  -Seperti katak dalam tempurung.

22    恩をあだで返す。 On o ada de kaesu.  -Kebaikan dibalas dengan kejahatan.

23    急がば回れ。 Isogaba maware.  -Biar lambat asal selamat.

24    ちりも積もれば山となる。 Chiri mo tsumoreba yama to naru.  -Sedikit-dikit lama-lama menjadi bukit.

25    失敗は成功の元。 Shippai wa seikō no moto.  -Kegagalan adalah pangkal keberhasilan.

26    七転び八起き。 Nana korobi ya oki.  -Jatuh 7 kali, bangkit 8 kali.

27    甘い物にありが着く。 Amai mono ni ari ga tsuku.  -Ada gula ada semut.

28    腹水盆に返らず。 Fukusui bon ni kaerazu.  -Air tumpah tidak kembali ke baki (air sudah menjadi bubur)

29    おくびにも出さない。 Okubi ni mo dasanai.  -Diam seribu bahasa. (Okubi = cegukan, dasanai = tidak mengeluarkan)

30    こぼれ幸い。 Koborezaiwai.  -Dapat durian runtuh.[kobore = kelimpahan;tumpahan. saiwai = keberuntungan]

31    後悔先に立たず。 Kōkai saki ni tatazu.  -Penyesalan tidak akan datang lebih dulu. (Penyesalan selalu terlambat)

32    身から出たさび。 Mi kara deta sabi.  -Karatan dari badan sendiri. (Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri)

33    あばたもえくぼ。 Abata mo ekubo.  -Muka bopeng pun lesung pipit. (Bagi orang yang dicintainya, jelek pun dianggap bagus)

34    猿も木から落ちる。 Saru mo ki kara ochiru.  -Monyet juga jatuh dari pohon. (sepandai2nya tupai melompat akhirnya jatuh juga)

35    笑う門には福来たる。 Warau mon ni wa fuku kitaru.  -Berkah datang dari pintu gerbang tertawa. (Selalu tersenyum akan mendatangkan berkah).

36    馬の耳に念仏。 Uma no mimi ni nenbutsu.  -Membaca kitab suci Budha ke kuping kuda. (Masuk kuping kiri keluar kuping kanan).

37    一石二鳥. Isseki nichō.  -Sekali lempar batu, mendapatkan dua ekor burung. (Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.)

38    蛙の子は蛙。 Kaeru no ko wa kaeru. -Anak kodok ya kodok. (Air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga. / Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya).

39    無きには勝る。 Naki ni wa masaru.  -Lebih baik daripada tidak ada sama sekali. (Tiada rotan akar pun jadi.)

40    勤勉は成功の母。 Kimben wa seikō no haha. -Rajin pangkal pandai. (Rajin adalah ibu dari kesuksesan).

41    猫に小判。 Neko ni koban.  -Seperti memberi uang kepada kucing. (Mubazir. Memberi barang berharga kpd orang yg tidak bisa menghargainya).

42    苦楽をともにする。 Kuraku o tomo ni suru.  -Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. (kuraku = susah atau tenang. tomo = bersama).

43    人は言わせておけ、犬はほえさせておけ。 Hito wa iwasete oke, inu wa hoesasete oke.  -Biarkanlah orang berbicara, biarkanlah anjing menggonggong. (Anjing menggonggong kafilah berlalu).

44    空き樽は音が高い。 Akidaru wa oto ga takai.  -Tong kosong nyaring bunyinya.  (Air beriak tanda tak dalam : orang yg banyak bicara biasanya kurang ilmunya).

45    見知らずの口たたき。 / 能無しの犬の高ぼえ。 Mishirazu no kuchitataki/ Nō nashi no inu no takaboe.  -Berbicara tinggi tanpa ada kemampuan. (Tong kosong nyaring bunyinya).

46    金持ちはばかもだんな。 Kanemochi wa baka mo danna.  -Ada uang abang disayang, tidak ada uang abang melayang. [danna = tuan besar;majikan;suami]

47    苦は楽の種。 / 苦あれば楽あり。 Ku wa raku no tane. / Ku areba raku ari.  -Penderitaan adalah bibit kesenangan. (Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian.)

48.      遅くとも、しないより増しである Osokutemo, shinai yori mashi de aru.  -Lebih baik terlambat, daripada tidak sama sekali.

49.     意思あるところに道あり(Ishi aru tokoro ni michi ari) atau 精神一到何事か成らざらん (Seishin ittou nani goto kanarazaran).  -Di mana ada kemauan, di situ ada jalan.


Peribahasa Jepang "KOTOWAZA" yang lainnya :

50. Aite no nai kenka wa dekinu,
Orang tak bisa bertengkar tanpa musuh.
51. Shippai wa seikou no moto,
Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.
52. Baka mo ichi-gei,
Orang bodoh pun punya kelebihan/kebaikan.
53. Arashi no ato, sora ni niji ga kakarimashita,
Badai pasti berlalu.
54. Nou aru taka wa tsume o kakusu,
Burung elang yang pintar akan menyembunyikan kukunya.
Dengan kata lain,orang yang benar-benar pintar tidak akan mengumbar/pamer kepintarannya.
55. Buta ni shinju,
Memberi permata ke babi.
Memberikan sesuatu kepada orang yang ga bisa menghargainya.
56. Furuki o tazunete,atarashiki o shiru,
Belajar dari masa lalu,kita mempelajari yg baru.
57. Akujo no fuka-nasake,
Perempuan jelek biasanya lebih pnyayang.
58. Bijin ni toshi nashi,
Wanita cantik tidak berumur.
59. Giri giri made ganbatte,
Semangat sampat titik terakhir.
60. Jyakuniku Kyoushoku,
Yang kuat memakan yang lemah.
61. Binboo kowai-mono nashi,
Orang miskin tidak takut kehilangan.
62. Chisa wa madowazu, yuusha wa osorezu,
Orang bijak tidak kehilangan arah,orang berani tidak takut.
63. Furoo fushi no kusuri wa nai,
Tidak ada obat untuk ketua’an & kematian.
64. Heta no naga dangi,
Tong kosong nyaring bunyinya.
65. Yamai wa ki kara,
Penyakit itu datangnya dari pikiran.



Ada situs-situs bagus yang memuat tentang kotowaza. Kalian bisa intip ke beberapa situs-situs berikut ini :
dictionary.goo.ne.jp (Ini situs kamus Jepang online. Isinya kurang lebih sama dengan kamus The Great Japanese Dictionary yang tebalnya minta ampun itu.)
sanabo.com/kotowaza/ (Kalau yang ini isinya kamus kotowaza.)
kotowaza.org (Situs yang ini lebih teratur dan ada versi bahasa Inggris, jadi sangat membantu.)
kotowazoo.com (Situs ini Full color)
evergreen.com (Situs ini menjadi source kotowaza yang saya gunakan.)


2

"SHARING IS CARING"

Belajar Peribahasa "Kotowaza" Jepang


Pengertian Kotowaza Peribahasa Jepang
Kotowaza ( 諺 ) adalah kata-kata bijak atau pepatah kuno yang memiliki banyak kegunaan praktis. Kebanyakan kotowaza kuno berasal dari Cina, tetapi beberapa ada pula yang datang dari sejarah Jepang sendiri, negara-negara asing lainnya, atau telah dibuat dari ekspresi yang lebih modern. Untuk kumpulan "Kotowaza" populer silakan klik disini.

Sebuah peribahasa Jepang terbagi menjadi beberapa bentuk, yaitu :
  



A. Kata-kata bijak (言い習わし iinarawashi)

1.      案ずるより産むが易し。=> Anzuru Yori Umu ga Anzuru Yasushi.
  • Melahirkan seorang bayi lebih mudah daripada mengkhawatirkan tentang hal itu.
  • Makna : Ketakutan adalah lebih besar daripada bahaya. / Sebuah usaha kadang-kadang lebih mudah dari yang dicemaskan.

2.      知らぬが仏 => Shiranu ga hotoke.
  • Tidak tahu adalah Buddha.
  • Makna : Ketidaktahuan adalah kebahagiaan. / Lebih baik untuk tidak mengetahui kebenaran.

3.      見ぬが花 => Minu ga hana.
  • Tidak melihat adalah bunga.
  • Makna : Tidak seperti apa yang diharapkan. / Kenyataan tidak sesuai dengan imajinasi.

B. Frase idiomatik (惯用 句 kan'yōku)

1.      猫に小判  => Neko ni koban
  • Koin emas untuk kucing.
  • Makna : Memberikan sesuatu yang bernilai kepada penerima yang tidak menghargainya.

2.      七転び八起き=> Nana korobi ya oki
  • Jatuh tujuh, bangun delapan.
  • Makna : Jika pada awalnya tidak berhasil, coba, coba lagi.

3.      猿も木から落ちる => Saru mo Ki kara Ochiru
  • Bahkan monyet pun jatuh dari pohon.
  • Makna : Setiap orang bisa membuat kesalahan (Juga digunakan untuk memberi peringatan bahwa kebanggaan datang sebelum keruntuhan).

C. Empat karakter idiom (四字 熟语 yojijukugo)

1.      十人十色 => Jūnin toiro
  • Sepuluh orang, sepuluh warna.
  • Makna : Untuk masing-/ nya sendiri. / Garis kehidupan (nasib) berbeda-beda untuk setiap orang.

2.      悪 因 悪 果 => Akuin akka
  • Jahat penyebab, efek jahat / buruk menyebabkan hasil yang buruk pula.
  • Makna : Kejahatan akan menuai kejahatan. / Kau menuai apa yang kau tanam (menekankan ide tentang karma pembalasan).

3.      弱肉強食 => Jaku niku kyō shoku
  • Lemah, daging; kuat, makan.
  • Makna : Yang terkuat dialah yang akan bertahan.


Hubungan peribahasa suatu bangsa terhadap karakter, budaya dan nilai moral mereka

Karakter, budaya dan nilai moral yang dimiliki oleh suatu bangsa dapat mempengaruhi peribahasa yang akan terbentuk dalam suatu bangsa tersebut. Berikut ini adalah kotowaza atau peribahasa yang dimiliki oleh bangsa Jepang. Beberapa di antaranya :

1. 人を見たら泥棒と思え => Hito wo mitara dorobou to omoe
  • Saat melihat orang asing, berpikirlah kau sedang melihat seorang pencuri. (Jangan percaya dengan orang asing/yang tidak kau kenal).
  • Makna : Peribahasa ini mencerminkan kurangnya rasa percaya mereka pada satu sama lainnya, terutama terhadap orang yang belum dikenal.

2. 生き恥かくより、死ぬがまし => Iki hajikaku yori, shinu ga mashi 
  • Lebih baik mati daripada hidup menanggung malu.
  • Makna : Orang Jepang memiliki budaya malu yang sangat besar, oleh karena itu lahirlah gerakan Harakiri.

3. Tabi no haji wa kakisute = Buang rasa malumu saat dalam perjalanan.

Maksud dari peribahasa ini adalah "Tidak perlu merasa malu saat kau berada jauh dari rumah”. Bagi orang Jepang, sanksi sosial berupa rasa malu adalah salah satu ketakutan terbesar mereka. Itulah mengapa orang Jepang bisa berperilaku lebih bebas saat mereka berada di luar negeri daripada di Jepang sendiri. Kenyataan ini dapat terlihat dari perilaku bangsa Jepang saat menjajah Indonesia dahulu. Mereka yang sangat kejam, penyiksa dan pembunuh di negeri orang dapat kembali menjadi ‘orang biasa’ saat mereka kembali kembali ke negerinya.

4. Ko wo suteru yabu aredo, oya wo suteru yabu nashi = Ada rumpun bambu di mana kamu bisa membuang anakmu sendiri, tapi tidak ada untuk membuang orang tuamu.

Maksud dari peribahasa ini adalah kewajiban terhadap orang tua jauh lebih besar daripada kewajiban pada anak.


*****


0

"SHARING IS CARING"

Belajar Partikel "Joshi" Bahasa Jepang Lengkap Dengan Pola Kalimat

Belajar Partikel joshi bahasa Jepang Hiragana
Partikel adalah suatu huruf/kata yang berfungsi untuk menjelaskan suatu kalimat. Dalam bahasa Jepang, partikel disebut dengan Joshi (助詞). Pada postingan sebelumnya sudah dijelaskan 3 partikel/joshi, silahkan klik  disini sebelum kalian melanjutkan untuk membaca postingan ini.


Dan berikut partikel-partikel (助詞) dalam bahasa Jepang ::   (klik tombol di tengah)




























Variasi Penggunaan dalam Kalimat "Informal Conversation"


Dalam penggunaan sehari-hari, terkadang ada beberapa varian partikel end sentence yang diturunkan dari partikel di atas. Umumnya perubahan ini terjadi karena nuansa informal yang ingin dihadirkan; misalnya ketika kalian sedang berbicara dengan teman atau keluarga.


Beberapa Partikel Variasi yang terjadi, antara lain ::

1. NE menjadi NA~

“NA~”  dengan ''A'' panjang, berbeda dengan partikel “NA”. Namun, memiliki manfaat yang sama persis dengan “NE”. Meskipun demikian, kesan yang ditimbulkannya sangat informal dan berkesan “setengah hati”.

Kesan ini lebih tampak dalam penerjemahan sebagai berikut:
  • Aitsu wa okotteirunda. Taihen, da na~…
    あいつは怒っているんだ。 大変 だな。。。
    Dia sedang marah. Susah juga yaa… 
  • Hai, hai, wakatteiru. Warui na~…
    はい、はい、分かっている。 悪いな。。。
    Ya, ya, (saya) mengerti. Maaf deh…

2. YO menjadi ZO

Yang ini biasanya diucapkan oleh pria; kesannya cenderung informal dan berpretensi kasar.
Contoh :
  • Ano “MATRIX” no eiga wa kakkoii da zo.
    あの “MATRIX” の映画は格好いいだぞ。
    Film “MATRIX” yang itu keren, lho.
  • Aa, Rika-chan da! Kawaii zo!
    ああ、リカちゃん だ! 可愛いぞ!
    Ah, itu Rika-chan. Dia lucu sekali!

3. NE di awal kalimat

Yang ini agak berbeda dengan pokok bahasan kita tentang partikel end-sentence, sebab partikelnya sendiri justru diletakkan di awal kalimat. Meskipun demikian, saya rasa ada baiknya bila sekalian dijelaskan di sini. Dalam penggunaan ini, partikel “NE” digunakan untuk memanggil orang yang sedang diajak bicara. Konsepnya kurang lebih sama dengan kata “hei” dalam bahasa Indonesia:

Ne, chotto matte yo!
ね、 一寸待てよ!
Hei, tunggu sebentar!


4. Question mark dengan KAI

Bentuk yang lebih lembut untuk bertanya dibandingkan “KA”, digunakan oleh pria. Kalau Anda pernah mendengar lagu “Konayuki” dari Remioromen, Anda bisa mendengar penggunaan question mark model ini di dalamnya.

Sore ga dekita no kai?
それが出来たのかい?
Bisakah seperti itu?


Catatan Khusus: Kalimat Tanya tanpa Question Mark

Walaupun secara default kalimat tanya dalam bahasa Jepang memerlukan partikel “KA”, terdapat satu kondisi di mana kalian tak perlu memanfaatkannya sama sekali. Meskipun demikian, sebagai gantinya, kalian harus memberikan intonasi yang tepat untuk mengesankan pertanyaan kalian.

Dalam bahasa Jepang, intonasi yang ‘tepat’ ini dimunculkan dengan memberi penekanan pada suku bunyi terakhir dalam kalimat. Contoh ::

  • Sonna koto iwanaide! Otoko da yo!?
    そんな事言わないで! 男 だよ!?
    Jangan bicara seperti itu! Kamu laki-laki, kan!?   (bagian “yo” diucapkan agak tinggi dan memanjang)
  • Okane ga arimasu?
    お金があります?
    Apakah kamu ada uang?    (bagian “su” diucapkan agak tinggi dan memanjang)

Hal yang sama berlaku jika kita hendak mengajukan pertanyaan singkat dan sekedarnya, Contoh ::

  • Hitori?
    独り?
    (Anda) sendirian?    (bagian “ri” diucapkan agak tinggi dan memanjang)
  • Shitteru?
    知ってる?
    (Anda) sudah tahu?    (bagian “ru” diucapkan agak tinggi dan memanjang)

Tentunya harus dicatat bahwa penggunaan PARTIKEL VARIASI itu cenderung crippled (cacat) secara gramatikal, dan tidak untuk digunakan dalam pembicaraan resmi. Walaupun masih efektif jika dipakai untuk keseharian saja.


*****


4

"SHARING IS CARING"